Takaran Pass Antara Epoxy Hardener Dan Thinner Yang Harus Anda Ketahui


Takaran epoxy hardener dan thinner - Meneruskan pembahasan kemarin tentang takaran mencampur cat dengan thinner dan pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips tentang cara mencampurkan poxy. Seperti yang sudah kita ketahui poxy merupakan lapisan  cat paling dasar yang memiliki dua komponen (base &hardenner).


Mengapa sebelum dicat harus dilapisi epoxy terlebih dahulu ?

Begini, fungsi cat epoxy filler adalah sebagai cat dasar sehingga jika dicat akan cepat nutup sehingga kita bisa menghemat matrial cat. Selain sebagai cat dasar, epoxy filler juga berfungsi sebagai penahan antikarat pada permukaan logam dan besi.

Sebenarnya tanpa dilapisi epoxy sah sah saja langsung dicat. Namun cat akan mudah mengelupas atau tidak kuat menempel pada permukaan logam maupun permukaan plastik. Apa lagi yang akan kita cat adalah permukaan dempul pastinya jika langsung dicat sambungan dembul dan cat akan terlihat seperti panu.

Anda juga bisa membaca fungsi dempul odol dan cara menggunakanya

Sehingga akan lebih baik sebelum melakukan pengecatan permukaan dempul atau logam anda bisa melapisi dengan cat poxy terlebih dahulu. Sebenarnya cara menggunakan epoxy hampir sama dengan menggunakan cat biasa namun, cat epoxy menggunakan hardener sebagai pengering sehingga saat kita mixing epoxy thiner dan hardener harus dengan perbandingan pas.

Nahh.. Agar tidak salah saat mencampur poxy, berikut kami memiliki info tentang  takaran epoxy hardener dan thinner dan cara menggunakanya. Takaran ini sudah kami aplikasikan beberapa kali saat proses epoxy sehingga anda tidak berlu khawatir untuk mencobanya.

Cara pemakaian dan takaran epoxy hardener dan thinner
  • Pastikan permukaan yang akan di poxy bersih, kering, dan bebas dari debu, oli/minyak, karat dan kotoran lainya. Alangkah baiknya untuk menghilangkan noda-noda tersebut anda bisa mengamplasnya terlebih dahulu dengan amplas nomor 240 dan untuk menghilangkan karet yang menempel pada permukaan logam anda bisa menghilangkanya dengan mesin gerinda.
  • Perbaiki permukaan yang berlubang/tidak rata dengan dempul plastik, kemudian amplas sampai halus dan rata.
  • Sebelum digunakan aduk epoxy terlebih dahulu hingga minyak dan cat epoxy menyatu. Terkadang jika lama tidak digunakan epoxy akan mengental sehingga harus diaduk hingga rata sebelum digunakan.
  • Campurkan base : Harharde epoxy filler dengan perbandingan 4 : 1 volume. Buatlah adonan seperlunya saja karena jika epoxy sudah tercampur hardener tidak bisa disimpan lama, poxy akan mengeras setelah 8 jam.
  • Cara menyampur poxy selanjutnya adalah mengencerkan cat epoxy filler dengan thinner A / super / secukupnya hingga mencapaki kekentalan siap spray : 10 - 14 detik  Nk-2 cup dengan perbandingan cat : thinner kurang lebih 2 : 1 - 1 : 1 volume.
  • Semprotkan epoxy beberpa lapis minimal 2 lapis dengan memberi jeda pada setiap lapisnya. 
  • Untuk hasil yang lebih bagus disarankan mengaplikasikanya menggunakan metode semprot (spray) dan pastikan tekanan angin dari spraygun stabil dan jarak spraygun dari benda yang akan dicat sekitar 20 cm / sekitar satu jengkal tangan kita.
  • Pastikan cat epoxy filler kering sempurna sebelum diamplas untuk menghidari cat menempel pada kertas amplas
Intinya adalah jika terlalu encer campuran thinner dan poxy maka bila disemprotkan epoxy akan mengkilap. Jika perbandingan epoxy thiner dan hardener yang pas jika disemprotkan maka catnya akan ngedoff. Epoxy filler sendiri memiliki beberpa pilihan warna seperti abu-abu, merah dan hitam, namun yang sering digunakan adalah epoxy berwana abu-abu.

Agar cat poxy tetap awet, simpanlah diempat yang kering, sejuk, dan jauhkan dari jangkauan anak jika sudah tidak digunakan lagi. Jika masih ada kebinggungan anda bisa membaca aturan ada pakai yang tertulis pada kaleng atau anda bisa bertanya kami dengan menulis dikolom komentar yang ada dibawah.

Mungkin itu dulu tips tentang Takaran epoxy hardener dan thinner dan Cara mencampur poxy yang bisa kami sampaikan, Semoga artikel diatas dapat membantu anda dan selamat mencoba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel