Penyebab dan Cara Mengatasi Motor Bebek 4tak Ngebul Saat Dipanaskan


Penyebab motor bebek 4tak ngebul saat dipanaskan - Terkadang jika motor kita mengeluarkan asap hitam atau putih, kita akan berfikir pasti ada sesuatu masalah yang terjadi pada sektor mesin. Yang pasti asap putih yang dikeluarkan dari knalpot ini disebabkan karena ada oli yang ikut terbakar didalam ruang bakar mesin.

Sepeda motor yang sudah berusia lebih dari 5 tahun rentan sekali megalami ngebul atau mengeluarkan asap putih dari knalpot, hal ini bisa saja terjadi baik itu motor manual maupun motor jenis matic. Namun tidak menutup kemingkinan motor yang masih baru juga bisa mengalaminya.

Apakah hal ini bisa dikatakan mesin motor masih dalam kondisi normal??

image by alpa a83.wordpress.com

Pastinya tidak, karena sistem kinerja mesin motor 4tak hanya membutuhkan bensin udara dan percikan api. Penyebab utama motor ngebul saat mesin penas adakah oli merembes ke dalam mesin pembakaran ketia pembakaran bensih tengah berlangsung.

Jika hal ini tidak segera diatas setidaknya ada 4 hal yang bisa terjadi ada komponen mesn mtoro anda,
  • Oli mesin akan cepat berkurang, sehingga kita harus sesalu cek tangki , dan selalu mengganti oli mesin. Salah satu ciri yang menandakan adanya keausan linner atau ring piston, yang mengakibatkan performa mesin akan berkurang.
  • Oli yang terbakar juga dapat mengakibatkan noda kerak pada ruang bakar, sehingga mengakibatkan proses pembakaran mesin akan terganggu.
  • Lantas apa penyebab motor bebek 4tak ngebul saat dipanaskan ?? Secara ruang bakar pada motor 4tak itu dibuat secara rapat dan tertutup.
Setidaknya ada 9 faktor yang menyebabkan motor ngebul saat mesin dingin. Berikut akan kami ulas satu persatu beserta cara mengatasi sehingga anda bisa mengatasinya sendiri dirumah. 

Baca juga Cara Cepat Menghilangkan Karat di Knalpot RX King

1. Ring Piston Kena(aus)

Penyebab umum yang penyebabkan motor ngebul mengeluarkan asap putih adalah karena ring piston(seker) kena. Ring piston sendiri terbagi menjadi dua macam yaitu ring kompresi dan ring oli. Ring kompresi sendiri mempunyai fungsi merapatkan celah antara piston dan blok slilinder agar tekanan kompresi tidak bocor, sementara untuk ring oli berfungsi mencegah oli dari ruang engkol masuk ke ruanhg bakar.

Bentuk ring seker ini tidak lah bulat sempurna seperti ring pada umunya, tetapi ada celah. Celah ini  yang menyebabkan oli masuk ke dalam ruang bakar. Bila kedua ring ini mengelai keausan, maka celah ring akan membesar yang berakibat oli dari bak oli dapat masuk dengan mudah ke dalam ruang bakar.

Bila hal ini terjadi biasanya terdapat gejala-gejala lain yang mengikutinya seperti tenaga mesin mulai berkurang atau mesin akan sulit dihidupkan saat pagi hari.

Untuk mengatasi ring piston aus anda harus mengganti satu set ring piston agar asap tidak keluar lagi dari kenalpot. Jika tidak terbiasa cara mengganti ring piston tidaklah mudah, karena ring piston terletak pada jantung mesin. Untuk memasangnya sendiri anda harus membongkar mesin atau overhoule.

2. Silinder mesin kena(linner)

Masalah selanjutnya yang masih berhubungan dengan penyebab yang pertama. Namun masalah ini tidak terletak pada ring piston, melain kan terjadi pada dinding silinder atau linner.

Perlu anda ketahui, saat mesin bekerja linner dan ring piston akanm selalu bergesekan. Sehingga dalam waktu yang tertentu kedua komponen ini akan mengalami keausan, jika hal ini sudah terjadi maka akan mudah masuk kedalam ruang bakar(sama seperti yang diatas)

Gejala seperti Loss power dan mesin susah hidup saat dingin juga akan kita temui saat silinder mulai aus. Cara mengatasi keausan dinding silinder ini adalah harus dilakukan bore up, atau anda bisa membubut ulang linner silinder. Dan untuk hal ini anda perlu melakukan turun mesin motor.

3. Seal Katup Mengalami Kebocoran

Selain pada mesin, faktor lain yang dapat meyebabkan oli masuk ke ruang bakar berasal dari komponen mesin bagian atas. Katup atau Valve berfungsi sebagai pintu yang bertugas memasukkan udara untuk pembakaran mesin yang mengatur pembuangan gas sisa-sisa pembakaran (intake dan exhuast)


Setuap katup mempunyai sebuah seal yang mencegah oli masuk/bocor ke dalam  manifold. Namun karna faktor pemakain, seal ini bisa mengalami kerusakan/pengerasan yang membuat daya rapatnya akan menurun. Sehingga oli akan mudah masuk ke dalam manifold dan masuk kedalam mesin.

Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengganti seal katup dengan yang baru.

4. Batang Katup Bengkok

Penyebab knalpot keluar asap putih dipagi hari selanjutnya adalah batang katup bengkok. Batang katup merupakan sebuah batang yang berbahan besi yang menghubungkan klep dengan bagian cam. Artinya, di batang inilah letak tumpuan cam pada saat menekan katup. dalam kondisi normal, batang katup ini harus 100% lurus tanpa adanya pembengkokan sedikitpun.

Lantas apa yang terjadi jika batang katup mengalami bengkok?

Jika bengkok otomatis tidak senter, sementara lubang katup (yang ada seal) sudah diataru secara center dengan lubang intake/exhaust. Sehingga jika bengkok maka salah satu seal tertekan dan sisi lainya akan longgar.

Baca juga  Cara Mengecat Body Motor Agar Mengkilap Seperti Baru

Kelonggaran inilah yang bisa menjadi penyebab oli memasuki manufold yang terhubung keruang bakar. Jika anda hanya mengganti seal klep tanpa mengganti katupnya, maka masalah serupa akan kembali hadir dalam hitungan hari.

Sehingga solusi masalah ini adalah dengan mengganti kedua komponen, yakni seal katup dan katup itu sendiri.

5. Pemasangan Seal tidak Pas/Terganjal

Kasus ini juga sama persis dengan kasus yang diatas,bedanya kalau ini dikarenakan kesalahan dalam memasang katup. Pada sistem mesin DOHC meski sama-sama katup intake, posisi kedua katup ini tidak boleh tertukar saat memasangnya.

Jika tertukar makan berpotensi mengalami kebocoran, karena dudukan katup dan daun katup tidak cocok. Untuk mengatasi hal ini cukuplah mudah, kita hanya perlu menyekir katup tersebut sehingga dudukan katup bisa sesuai.

6. Packing Kepala Silinder Rusak 

Packing kepala silinder sendiri terletak ditengah sambungan blok silinder dan kepala silinder. Fungsinya sendiri sebagai perapat, baik perapat ruang bakar agar tekanan kompresi tidak hilang dan juga berfungsi sebagai untuk merapatkan jalur oli dari dari bak oli ke kepala silinder.

Dari sini sudah terbayang apa yang terjadi jika ternyata permukaan packing ada yang rusak. Tekanan kompresi bisa bocor dan oli bisa mengalir keluar jalur. Jika oli mengalir keluar mesin maka asap normal, tapi akan banyak rembesan pada permukaan blok mesin.

Namun, jika oli mengarah ke ruang bakar maka akan membuat knalpot mengeluarkan asap berwarna putih agak kebiruan(tergantung kualitas oli yang masuk)

Baca juga  4 Cara Mudah Menghilangkan Goresan Pada Dek Motor Matic

Jika hal ini terjadi, maka akan ada gejala lain seperti bagian mesin motor yang selalu kotor dan ada rembesan oli. Selain itu biasanya juga akan muncul suara yang agak kasar.

Cara mengatasinya adalah dengan mengganti packing kepala silinder dengan yang baru.

7. Oli Yang Kita Gunakan Terlalu Encer

Mungkin terdengar agak anah, namun oli yang encer justru akan membuat oli dapat memasuki celah-celah kecil pada mesin. Secara normal, mesin akan memberikan data spesifikasi teknik termasuk SAE oli yang dipakai.

Ibi penting karena SAE juga mempengaruhi kemampuan oli dalam melumasi celah-celah kecil. Jika mesin-mesin sekarang yang sudah berbahan alumunium itu celahnya sangat kecil sehingga jika menggunakan oli SAE OW juga tidak masalah.

Namun jika untuk mesin motor lama apa lagi  motor yang didesain untuk negara tropis biasanya akan cocok menggunakan oli dengan SAE 20W keatas. Jika anda menggunakan jenis oli single grade SAE OW maka oli tersebut tersebut justru bisa masuk ke ruang bakar melalui celah-celah ring piston meski ring atau silinder tidak aus.

Tapi untuk oli multi grade SAE OW-20 itu masih bisa digunakan karena ada viscosity index improver yang dapat mengatur kekentalan oli berdfasarkan suhu/iklim.

Masalah ini dapat terjadi ketika motor anda tiba-tiba keluar asap putih setelah ganti oli mesin. Solusinya adalah dengan mengganti oli motor anda dengan spek yang sesuai (SAE yang pas dengan SAE rekomendasi)

8. Pengaruh Knalpot

Penyebab mesin motor ngebul saat mesin dingin lainya juga bisa pengaruh dari knalpot itu sendiri. Beberapa jenis knalpot memang memiliki sistem yang dapat menyemprotkan oli ke dalam knalpot khususnya untuk jenis knapot racing yang bertujuan agar knalpot dapat bertahan dalam kondisi suhu yang tinggi. Oli yang disemprotkan didalam knalpot akan terbakar saat suhu knalpot tinggi/panas sehingga knalpot akan mengeluarkan asap putih.

Kondisi seperti ini memanglah tidak berbahaya bagi mesin dengan catatan volume oli mesin masih cukup. Namun untuk memastikan hal ini anda bisa mencoba melepas knalpot dan coba untuk menghidupkan mesin, apabila tidak ada asap putih yang keluar dari dalam mesin maka tak ada yang harus anda khawatirkan.

9. Mesin Motor Masih 2tak

Semua masalah diatas bisa saja tidak anda temui namun knalpot motor masih saja mengeluarkan asap putih, setelah dicek ternyata mesin motor anda masih 2tak😁😁


Lantas mengapa motor 2tak mengeluarkan asap putih ?

Sebenarnya ini memang mekanisme pelumas dari mesin 2tak tersebut. Berbeda dengan motor 4tak motor 2tak memerlukan oli samping  yang sewaktu-waktu dapat habis. Oli inilah yang menyebabkan motor 2tak mengeluarkan asap putih.

Jadi jika motor anda masih 2tak seperti RX King, Fizt R, Fost one dll maka janganlah panik jika motor anda mengeluarkan asap putih dari dalam knalpot karena hal tersebut memanglah wajar.

Demikian lah tadi sedikit ulasan tentang penyebab motor bebek 4tak ngebul saat dipanaskan beserta cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan semoga dapat membantu anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel