Beberapa Penyebab V belt Sering Putus Yang Wajib Diketahui


Penyebab V belt motor sering putus - Jika belum tahu, v belt merupakan komponen mengerak as roda belakang saat motor dinyalakan dan menarik tuas gas. Fungsinya sebenarnya sama persis dengan rantai yang digunakan sebagai pengerak roda belakang. Berbeda dari rantai yang terbuat dari matrial baja,  fan belt terbuat dari hahan karet. Namun jangan salah meskipun berbahan karet benda ini sangatlah kuat layaknya rantai yang berbahan besi.

 

Pada umumnya, usia pakai v belt ini bisa mencapai 20.000-24.000 km atau sekitar 5 tahunan(tergantung penggunaan). bila sudah menempuh jarak tersebut terkadang fan belt akan putus mendadat di tengah jalan. Seperti saat saya menaiki yamaha mio tiba tiba ban belakang berhenti berbutar meskipun gas sudah saya tarik dalam kondisi mesin masih menyala.

Agar tidak terjadi seperti saya tadi, alangkah bainya sebelum berpergian yang cukup jauh periksa kondisi komponen motor apakah masih layak atau tidak. Dan segera lakukan penggantian jika umur vbelt sudah menempuh rajak ambang batasnya.

Baca juga Kenali Tanda V Belt Motor Matic Harus Diganti Agar Tidak Putus Dijalan

Selain karena usia pakai, ada faktor lain yang menjadi penyebab v belt motor sering putus. Jika anda bisa mendeteksi apa saja penyebabnya tentu anda tidak akan mengalami yang namanya v belt putus dijalan. Lalu apa saja yang bisa menjadi penanda ? Coba cermati uraian dibawah ini

1. Cek kondisi fisiknya secara langsung, untuk mengetahui kondisinya menga sedikitn rumit yaitu permu membupa blok penutupnya pakai kunci T 8 dan kunci 12 untuk mermbuka ongkelan kaki/kick starter. Anda bisa melihat kondisi bagian dalam v belt dengan cara menekutnya atau mencongkel sediki pakai obeng.

Bila bagian dalam yang berberigi terdapat retakan dan pada bagian samping kanan kiri juga menjadi lancip seperti gir motor yang sudah aus. Jika kedua ciri diatas sudah terjadi dapat disimpulkan bahwa  vbelt sudah aus.

Bila v belt sudah aus atau melar, akan terdengar suara ngerik atau berbunyi ciit citt cit yang berasal dari dalam CVT saat motor berjalan. Suara itu akan semakin kencang bila tidak segera diganti dan dapat putus sewaktu waktu.

Lihat juga 3 Cara Membersihkan Injeksi Motor Sendiri Tanpa Ke Bengkel 

Sebaiknya bila ingin mengganti vbelt yang baru, sekalian ganti juga roller nya. Bisa dikatakan kedua komponen itu satu paket karena fungsinya saling berkaitan.

2. Pengunaan ban yang tidak standarnya juga bisa jadi penyebab v belt cepat rusak. Ukuran standar pabrik ban matic ialah 80/90-14 untuk depan dan belakang 80/90-14. Bila memakai ban ukuran yang lebih besar akan membuat fan bel bekerja lebih ekstra untuk memutar as belakang.

Selain faktor ban, terlalu seringnya penggunaan motor untuk mengangkut beban yang berlebihan juga membuat v belt cepat putus. Tidak hanya itu, kelebihan beban juga dapat menjadi penyebab ban jadi cepat bocor.

Lihat juga Kenali Tanda dan Gejala Jika Busi Motor Akan Mati dan Cara Mengatasinya

3.  Melakukan perjalanan yang cukup jauh tanpa mengistirahatkan kendaraan juga bisa jadi faktor penyebab loo..Yang menyebabkan vbelt menjadi panas dan bisa berakibat rusak atau malah bisa putus. Sebaiknya jika berkendaraa untuk tujuan yang jauh misalkan saat perjalanan touring biarkan motor istrihat sejenak 15-20 menit atau sampai kondisi mesin dingin. Karena bisa semua kita paksa tentu berakibat buruk.

Dari beberapa penjelasan benyebab v belt motor sering putus dapat anda belajari sehingga tidak membuat anda kerepotan saat putus ditengah jalan. Dan selalu cek kondisi motor atau anda bisa menservisnya demi keamanan dan kenyamanan saat berpergian cukup jauh.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel