Ban Kempes Tapi Tidak Bocor ? Berikut Penyebabnya dan Cara mengatasinya


Haloo Sobat reding. Kendaraan motor merupakan barang yang wajib ada di rumah untuk menunjang aktifitas sehari-hari. Agar selamat sampai tujuan saat berkendara cek terlebih dahulu kondisi motor. Mulai dari sektor pengereman, serta tekanan angin pada ban. Pernah ngak ban kempes terus tapi tidak bocor ??


Kejadian diatas pernah saya alami pada motor matic. Sebenarnya sih ban ngak langsung kempes 1-2 hari namun butuh berminggu-minggu ban tersebut kehabisan angin karena saya memakai ban tubles kalau menggunakan ban biasa sih paling 3-4 hari sudah kempes.

Setelah berbulan-bulan dipertahankan motorpun saya bawa ke tukang tambal ban terdekat dan langsung dicek. Kagetnya bukan kepaling setelah tukang tambalnya mengatakan "Sudah berkali-kali saya cek tapi bannya tidak ada yang bocor kok mas"  Setelah ngomong bla.bla.bla sama mas tukang tambal ternyata ada beberpa penyebabnya ban motor atau mobil sering kempes tadi tidak bocor.

1. Adanya kerusakan pada pentil

Penyebab pentil yang rusak dapat menyebabkan celah antara velg yang membuat angin di dalam ban keluar sedikit demi sedikit dan ini yang biasa disebut juga dengan bocor halus.

Pentil yang rusak disebabkan beberapa hal diantaranya terdapat noda karat serta kotoran yang terperangkap serta karet penjepit velg dan pentil sudah getas karena pemakian yang sudah cukup lama serta diakibatkan pengaruh ccairan anti bocor.

Yaps betul menggunakan cairan tubeles secara jangka panjang ini memang dapat merusak bagian dalam velg serta dapat mempercepat usia pentil.  cairan tubles ini memang sangat ampuh yang fungsinya mentutup celah jika ban tertancap pakau atau benda lainya. Sebaiknya untuk meminimalisir efek samping dari cairan ajaib ini bersikan dagian dalam velg jika ingin mengganti dengan ban yang baru serta jangan lupa untuk melakukan pengecekan pada pentil.

Baca juga Serem Bro!! Dampak Buruk Penggunaan Cairan Anti Bocor Ban Tubles Pada Vleg

Untuk mengecek apakah angin keluar dari pentil anda bisa mengeceknya dengan cara mengoleskan air busa diarea pentil jika ditebukan gelembung udara 100% pentil andalah penyebabnya.

Jika pentil rusak solusinya iya itu ganti dengan yang baru, jika anda kurang ahli dalam hal ini sebaiknya bawalah ke bengkel kepercayaan anda.

2. Hilangnya tutup pentil

Mengkin hal ini tergolong sangatlah sepele. Pernah ngak ditilang polisi gara-gara pentil ban tidak ada tutupnya ?? Mungkin pak polisi ada benarnya kenapa bentil ban tidak ada tutupnya. Ya fungsi utama tutup ini adalah untuk mengambah angin yang keluar adari pentil akibat adanya kerusakan.


Baca juga Cara Sederhana Membuat Semir Ban dari Sunlight

Adanya penututp pentil ini berfungsi sebagai penghambat angin yang ingin keluar. Jika angin ban mulai berkurang tentu ban akan licin dan dapat membahayakabn keselamatan anda. Jadi inilah asalan kuat kenanpa polisi menilang anda.

Agar fungsinya dapat maksimal sebaiknya pilihlah penutup pentil yang didalamnya terdapat keret kecil. Karet kecil ini samgat efektif untuk menghambat angin yang merembes keluar. Jika anda suka  penutup pentil warna warni beraneka motif ngak masalah asalkan anda memperhatiakn didalamnya apakah ada peaparat karet didalamnya atau tidak.

3. Kempes karena pori-pori ban

Penyebab ban sering kempes berikutnya adalah terbukanya pori-pori ban. Kasus ini inilah yang terjadi pada ban motor saya. Yang mengakibatkan angin pada ban menghilang setelah beberapa minggu padahhal tekanan angin pada ban bisa bertahan lebih dari 2 bulan tergantung pemakian juga.

Baca juga Cara Menghitamkan Ban Dengan Soft Drink Coca cola 

Setiap ban memiliki pori-pori yang sewaktu waktu dapat terbuka jika kembangan ban sudah mulai menipis. Pori-pori ini sangat lah kecil yanng membuat menurunya tekanan angin waktu yang cukup lama.

Untuk mengatasi masalah ini ada 3 cara yang bisa anda pilih yakni dengan mengganti dengan yang baru atau jika ingin lebih berhemat anda bisa memberinya bakan dalam. Selain itu anda juga bisa menggunakan cairan ban tubles agar pori-pori yang terbuka dapat tertutup kembali.

Namun akan lebih baik gantilah ban dengan yang baru. Toh ban yang halus jika dipaksa untuk digunakan justru akan terasa licin terutama saat musim hujan.

Untuk mengetahuinya anda bisa memposisikan motor standar tengah berikutnya oleskan air sabun secara merata diseluruh permukaan ban. Jika ditemukan gelembung-gelembung kecil yang keluar dari ban itu menandakan pori-pori ban sudah rusak.

4. Adanya pasir pada sela velg

Selain karena ban itu sendiri penyebab lainya juga bisa disebabkan oleh velg lo. Seiring dengan pemakain dan kuranya menjaga keberihan butiran debu dan pasir akan terperangkap pada bagian celah pinggir pelek yang dapat berpotensi keluarnya angin dari dalam ban.

Untuk mengatasi hal ini anda bisa membersihkanya dengan cara melepas ban kemudian amplas kedua sisi velg bagian dalam agar debu dan pasir yang menempel hilang. Barulah anda bisa memang ban kembali. Untuk mengeceknya anda cukup memompa ban kemudian oleskan air sabun dengan kuas pada sisi pingir pelek kakan maupun kiri. Jika tidak ditemukan gelembung udara anda sukses membersihkan velg.

5. Bocor halus

Namanya aja bocor halus tentu ban mengalami keboran namun dengan intensitas lubang yang sangat kecil jadi ban tidak langsung kempes seketika namun akan membutuhkan waktu 2-3 hari akan kempes.

Bocor halus ini hanya bisa ditemui pada ban yang menggunakan ban dalam. Penyebabnya sendiri adalah tekanan angin yang kurang dan ban digunakan untuk melewati jalanan yang berlubang. Jadi agar ban terhindar dari masalah ini cek kondisi ban sebelum motor digunakan.

Untuk mengatasinya iya ditambal ketukang ban, namun jika tambalanya sudah terlalu banyak sebaiknya gantilah ban dalam dengan yang baru.

Berbeda dengan pori-pori ban terbuka yang butuh waktu 1 bulan lebih angin baru berkurang bocor halus ini tekanan angin akan cepat habis.

Fungsi ban sangatlah penting sebagai penobang beban kendaraan baik saat dinaiki ataupun tidak, jadi kekuatan ban terletak pada angin didalamnya jika tidak ada angin atau kemempes maka tidak bisa menanggung beban motor alhasi motor tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Dengan mengetahui beberapa penyebab ban kempes tapi tidak bocor ini cek kondisi tekanan angin sebelum motor digunakan yang bertujuan agar tidak terjadi bocor halus pada motor anda. Biar lebih joss pakailah angin nitrogen yang memiliki banyak kelebihan ketimbang memakai angin kompresor.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel