Wajib Tahu !! Perbedaan Angin Nitrogen dan Angin Biasa Pada Ban Mobil


Wajib Tahu !! Perbedaan Angin Nitrogen dan Angin Biasa Pada Ban Mobil - Saat ini pengisian angin pada ban mobil maupun motor umumnya memiliki 3 pilihan yakni dengan memakai nitrogen serta angin dari kompresor dan angin dari mempompa secara manual dengan mesin popam angin.




Mungkin anda masi merasa kebinggungan apa yang menjadi perbedaan angin nitrogen dengan angin biasa pada ban mobil maupun motor. Oleh karena itu disini saya memberikan edukasi dari keduanya berdasarkan bari berbagai sumber tempat pengisian angin termasuk salah seorang yang bekerja di planet ban dan paman tukang isi angin kompresor di pinggir jalan pantura.

Nitrogen merupakan gas murni yang sudah tersaring jadi saat digunakan untuk pengisian ban maka tidak ada kandungan air yang ikut masuk didalamnya. Berbeda dengan udara yang dihasilkan dari kompresor yang masih mengandung air. Hal ini sangat lah terbukti pengalaman sendiri waktu membersihkan tabung kompresor dan baut pembuangan angin saya lepas air yang ada di dalam tabung komprosor keluar semua. bahkan air ini sangat keruh berwarna kecoklatan khas warna karat.

Baca juga Cara Sederhana Membuat Semir Ban dari Sunlight




Alhasil jika ban di isi angin menggunakan udara dari kmpresor maka air akan ikut masuk ke dalam ban yang membuat akan terasa lebih berat berputar karena terjadi proses pemuaian didalam ban terutama saat siang hari. Berbeda dengan mengunakan angin nitogen yang tanpa air maka akan terasa sangat ringan.

Sehingga mobil akan terasa entang saat berjalan yang berarti dapat menghemat bahan bakar. Begitu sebaliknya jia menggunakan angin biasa maka laju mobil akan berat yang berarti dapat menghabiskan bensin yang lebih banyak.

". Karena angin biasa masih mengadung air maka saat ban dalam kondisi panas air didalamnya akan menguap jadi ruang ban dalam akan semakin penuh dan pastinya kan lebih besar makanya banyak kejadiian seperti ban pecah ditengah jalan karena tidak kuat menahan udara didalam ban yang semakin penuh. Atau juga dapat mempercepat ban cepat Aus karena berat", tutur Agus salah seorang karyawan pengisian nitrogen.

Baca juga Tips Mudah Membersihkan Jok Mobil Yang Berjamur 

Kesimpulanya adalah menggunakan agin nitrogen ban akan lebih ringan ke tibang mamakai aingin biasa yang bercampur dengan air. Maka tak heran diajang balap nasional maupun internasiol mengisi ban nya denga  nitrogen yang dimasutkan agar motor dapat melesat lebih cepat serta mudah untuk berakselerasi.

Kelebian Mengisi Ban Mobil Dan Motor Dengan Nitrogen

1. Ban akan lebih awet tidak mudah kempes, pengalaman sendiri ban tetap kencang meskipun sudah 2 bulan lebih.

2. Hemat bensin karena laju kendaraan akan terasa lebih enteng.

Baca juga Dampak Buruk Menggunakan Odol Untuk Menghilangkan Goresan Pada Mobil 

3. Keselamatan akan lebi terjamin dan tidak takut mengalami kejadin ban pecah kecuali jika ban tersebut sudah gundul.

4. Tekanan ban selalu stabil, memiliki daya cengkaram diatas aspal maupun jalan cor lebih kuat serta mudah berakselerasi.

5. Memperpanjang Umur ban.

Untuk harga pengisian nitrogen sendiri cukuplah bersahabat mulai dari 5rb untuk tambah angin pada ban mobil jika mengisi angin baru dikenakan 10rb. Jika utuk ban motor 2rb untuk tambah angin serta 5rb untuk ganti angin baru.

Lalu bagaimana Jika angin Biasa Nitrogen Dicampur Angin Biasa ??

Ketika anda menambah angin dengan nitrogen sedangkan didalamban masih angin biasa maka akan membuat kurang stabil bahkan dapat membuat tekan ban naik lebih cepat, bahkan bisa memlampau tekan ban yang diisi dengan oksigen.

Lantas apakah cukup membahyakan ??

Jika ban mendapat tekana yang lebi tingga ditambah dengan bebab mobil sera penumbang bukan tidak mungkin ban dapat meledak saat melaku dengan kecepatan yang tinggi. seingga akan lebih baik tidak mencampur nitrogen dengan angin biasa.

Akan lebih baik anda menguras semua angin biasa didalam ban kemudian menggantinya dengan angin yang baru nitrogen.

Jika sudah tahu akan perbedaan angin nitrogen dan angin biasa pada ban mobil dan motor tentu anda akan lebih mengerti mana yang lebih bagus untuk kenyamanan saat berkendara. Yang terpenting adalah selalu cek tekanan ban secara berkala serta jika berkendara dijarak yang cukup jauh berhentilah sejenak untuk mendinginkan suhu pada ban.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel