Cara Menggunakan Epoxy Resin Untuk Merekatkan Kayu

 

Bagi anda yang berkecimpung di dunia kontruksi mungkin sudah tahu bagaimana cara menggunakan epoxy resin untuk lem kayu. Dalam pemakaianya lem super kuat ini memang sudah dikenal sejak dari dulu dalam kehidupan manusia. Beragam benda yang bisa direkatkan antara lain logam atau berbagai perabotan rumah tangga yang pecah berbahan kaca. 


Kelebihan lem epoxy resin diantaranya mampu bertahan dalam cuaca panas meski kehujanan sekalipun. Bebeda dengan perekat lain epoxy resin bentunya agak kental dan berwana bening atau transparan, jadi saat di aplikasikan tidak terlihat. Sedangkan daya kering bisa disetting lebih cepat kering dan lambat, tergantung seberapa banyak hardenner yang di campurkan.

Ya lem serbaguna ini memiliki dua komponen yakni resin dan hardenner sebagai pengeringnya. Tanpa campuran hardenner tidak mampu kering meski sudah berhari-hari, jadi penggunaanya perlu diperhatikan. Proses pengeringanya cukup di diampakan pada suhu ruangan tanpa perlu mesin pemanas hair dryer. Baca juga Cara Memperkuat Lem Alteco Jadi Super Kuat


Fungsi Lem Poxy Pada Kehidupan Sehari-hari




Sebelum menggunakan lem epoxy resin akan lebih baik anda mengenalnya terlebih dahulu. Seperti yang sudah dijelaskan tadi fungsi lem ini antara lain meratakan berbagai benda yang pecah atau sekedar menyambung papan kayu pada furniture. Berbeda dengan lem alteco yang harganya cukup murah 5ribuan, lem poxy tranparant masih cukup mahal masbro 45ribaun kemasan kecil 1/4 merk advian.

 

 Baca juga Kenali Perbedaan Epoxy Primer dan Epoxy Filler

 

Dengan harga yang terbilang mahal tentu kita tidak ingin keliru saat menggunakanya. Salah saat memcampur resin dan hardener justru mengurangi daya rekat lem bahkan membuatnya keras namun tidak kering. Tentu anda tidak menginginkan hal ini terjadi,  sudah keluar uang ternyata teknik saat pencampuran kedua komponen malah keliru pengapliaksikanya. Rugii dong..


Agar dapat memaksimalkan daya rekatnya anda bisa mengikuti beberapa tips menggunakan lem epoxy resin yang benar, sebagai berikut :

 

1. Langkah awal adalah dengan memastikan benda yang direkatkan dalam kondisi kering dan bebas dari minyak maupun jamur. Jika kotor anda bisa membershkan kedua sisinya terlebih dahulu. Jika media kurang steril justru mempersulit proses perekatan.

 

2.  Berikutnya kita bisa mencapurkan resin dan hardenner dengan perbandingan 1:1 untuk hasil yang sempurna.  Baca juga (KLIK DISINI) Perbedaan Thinner A dan Thinner Super 


3. Campurkan kedua komponen tersebut hingga merata atau sampai menyatu dan berwarna putih susu, aduk selama 2-3 menit sudah cukup masbro.


4. Selanjutrnya tinggal mengoleskanya pada kedua sisi bidang yang akan disambung. Tekan dengan kuat hingga keduaya menyatu dengan rata atau bisa dipress jika memilki alatnya. Dengan cara dipress perketan lebih sempurna tanpa ada rongga pada sambungan atau bisa memakai baut agar kedua sisi tetap nempel setelah kering bisa dilepas. Saat mengoleskanya jangan pakai tangan kosong ya masbro, bisa dibntu pakai kuas cat atau sikat gigi.

 

5. Selesai, biarkan kedua benda yang sudah direkatkan cukup diletakan pada suhu dalam ruangan. Tindakan menjemur dibawah panas matahari secara langsung justru membuat sambuang lem retak. Proses pengeringan sendiri butuh waktu 4 jam masbro, jika tidak ada salahnya bersabar sedikit untuk hasil sempurna. 


6. Satu hal lem lagi jila lem masih tersisa(sudah tercampur hardenner) tidak usah dimasukkan ke dalam kaleng lagi. Tindakan ini justru membuat lem di dalam kaleng akan ikut mengeras bahkan membeku, karena setelah satu jam resin yang sudah tercampur obat mengering jangka waktu 1 jam. 

 

Nah, demikianlah sedikit penjelasan tentang cara menggunakan lem epoxy resin untuk merekatkan kayu yang dapat menambah wawasan anda. Pemakian yang tetap tentu memperoleh hasil rekat yang lebih baik dan tahan lama meski tersiram air hujan sekalipun.






Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

bengkel cat mobil murah berkualitas