Efek Buruk Oli Motor Manual Dipakai di Matic

Efek buruk oli motor manual dipakai di matic - Saat ini dipasaran terdapat dua pilihan jenis kendaraan yakni matik dan manual baik untuk motor dan mobil. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masang, sementara untuk perawatan jelas beda terutama pada pelumasnya.

Seiring berjalanya waktu dan padatnya lalulitas penggunaan motor manual mulai ditinggalkan dan beralih menggunakan motor matic. Ya.. Berkendara dengan motor matic memang terasa lebih nyaman terutama saat kondisi jalan macet dimana kita tidak perlu capek-capek mengoper gigi dan menekan kopling.

Bahkan saat ini motor matic di bekali mesin bercc besar dengan desain yang lebih nyaman saat dikendarai dan dilengkap pula fitur-fitur canggih seperti pada motor Yamaha Namx atau Honda PCX. Sehingga meski bertransmisi automatic motor matik masih bisa diandalkan saat melewati tanjakan di pegunungan sekalipun.

Untuk mencapai performanya kedua jenis motor ini tentu perlu perawatan yang sesuai spesifikasi mesinya. Salah satu bentuk perawatan pada mesin motor adalah dengan mengganti pelumas atau oli mesin motor secara teratur. Namun dalam penggunaan oli mesin motor ini apaakah sama-sama bisa dipakai buat motor matic dan manual ?  

Efek buruk oli motor manual dipakai di matic

Baca juga Cara Mudah Mengatur Jam di Speedometer Vario 125&150

Perlu kamu ketahui motor matic dan motor manual memiliki system atau kinerja mesin yang berbeda. Karena motor matik menggunakan kopling kering, sedangkan pada motor manual memakai kopling basah yang artinya kopling ini akan selalu terendam oleh oli.

1. Oli motor matic dipakai motor manual

Saat motor manual memakai oli mesin khusus motor matic, maka dampak terbesarnya menyebabkan selip kopling. Hal ini disebabkan pada pelumas oli mesin matic lebih dikhususkan pada kinerja dari mesin.

Baca juga [TERUNGKAP] Cara Membedakan Oli MPX 2 Asli dengan Oli Palsu

Ini berarti komposisi dan formula pada oli mesin matic bergunaka mengurangi gesekan pada komponen mesin seminim mungkin, sehingga membuat kinerja mesin akan lebih ringan dan membuat konsumsi bbm menjadi lebih efisien.

2. Oli motor manual dipakai motor matic

Lantas bagaimana efek buruk jika oli motor maual dipakai untuk motor matik ? Seperti yang sudah kami jelaskan tadi motor matic menggunakan kopling kering dan kopling kering ini berada di CVT, tugas oli hanya memberikan perlindungan internal pada mesin saja. Jadi tidak ada dampak vital oli manual dipakai buat motor matic, namun untuk performa tentu sedikit menurun.

Kesimpulan

Jadi kesimpulanya adalah oli motor manual tidak disarankan dipakai buat motor matic, begitupun sebaliknya. Oli mesin matik sudah difromulasikan khusus, sehingga pemakianya tidak disrankan untuk motor manual.

Jika sengaja/tidak menggunakan oli khusus motor matic dipakai motor manual maaka resiko yang akan terjadi adalah mengalami selip kopling pada motor manual tersebut.

Cara membedakan oli motor manual dan oli motor matic

Setelah mengetahui efek buruk oli motor manual dipakai di matic atau sebaliknya, Bagi pemilik motor matik akan tenang-tanang saja, sebab tidak ada masalah vital saat motor matic memakai oli motor manual.

Namun bagi pemilik motor manual sebaiknya lebih berhati-hati saat memilih oli agar tidak salah pilih sehingga terhindar dari selip kopling.

Lantas bagaimana cara membedakan oli motor matic dan oli motor manual ?

Bagi yang sudah perpengalaman tentu sangat mudah mengetahui perbedaan antara oli motor matic dan ioli motor manual yang perbedaanya bisa kita lihat dari botol kemasan. Berikut beberapa perbedaanya.

Tingkat kekentalan oli motor

Perbedaaan antara oli motor matic dan manual bisa kita lihat dari tingkat kekentalan oli tersebut. Oli mtoor manual akan lebih kental dibandingkan oli matik. Ini karena oli manual bekerja lebih untuk membuat kopling menjadi lebih presisi.

Baca juga Cara Mencairkan Lem Fox Kayu Yang Sudah Kering dan Mengeras

Sementara pada oli matik cenderung lebih encer jika dibandingkan oli motor manual. Ini karena oli motor matik hanya bekerja memberi perlindungan terhadap mesin motor saja, karena matik memakai jenis kopling kering.

Mengecek kode JASO pada kemasan oli

Lantas bagaimana cara membedakan oli motor matic dan oli motor manual ?

Bagi yang sudah perpengalaman tentu sangat mudah mengetahui perbedaan antara oli motor matic dan ioli motor manual yang perbedaanya bisa kita lihat dari botol kemasan. Berikut beberapa perbedaanya.

Tingkat kekentalan oli motor

Perbedaaan antara oli motor matic dan manual bisa kita lihat dari tingkat kekentalan oli tersebut. Oli mtoor manual akan lebih kental dibandingkan oli matik. Ini karena oli manual bekerja lebih untuk membuat kopling menjadi lebih presisi.

Sementara pada oli matik cenderung lebih encer jika dibandingkan oli motor manual. Ini karena oli motor matik hanya bekerja memberi perlindungan terhadap mesin motor saja, karena matik memakai jenis kopling kering.

Mengecek kode JASO pada kemasan oli

Cara paling gampang mengetahui oli motor matic dan manual adaalaah dengan melihat kode JASO Japanese Automative Standards Association. 

Pada oli motor matik terdapat kode JASO MB yang artinya menunjukan terhadap kandungan molybdenum di dalam oli tersebut. Kandungan ini berfungsi menambahkan tinngkat pelumasan pada mesin.

Sementara oli motor manual terdapat kode JASO MA yang artinya terdapat kandungan zat adiktif berupa senyawa yang berfungsi menjadikan kopling selalu presisi. Jika memakai oli motor matic maka pergesekan gigi transmisi cenderung lebih kasar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

bengkel cat mobil murah berkualitas