6 Penyebab Air Hujan Masuk Ke Dalam Kabin Mobil


Suryadidik.com - Dimusim hujan seperti saat ini tentu bukan jadi kendala untuk pergi ke suatu tempat jika ditempuh dengan Mobil.  Hal tersebut berbanding terbalik jika kondisi mobil tengah bermasalah yang mengakibatkan air hujan dapat masuk ke dalam kabin mobil. Banjir Lurr..

Air hujan yang masuk ke dalam mobil tentu akan membuat karpet mobil basah dan mengeluarkan bau apek yang membuat berkendara terasa tidak nyaman lagi. Jika terlalu dibiarkan bukan tidak mungkin membawa masalah baru terutama pada interior.

Air yang masuk lewat dashboard tentu dapat menimpulkan korsleting listrik cukup fatal. Tak cukup sampai disitu, karena air hujan mengandung zat asam bukan tidak mungkin mempercepat proses pengkaratan pada lantai mobil. Lalu apa saja penyebab air hujan ke dalam kabin mobil ?

Baca juga [KLIK DISINI] Solusi Hemat Cara Membersihkan Filter Udara Mobil
1. Kropos Disekeliling Kaca


Penyebab yang umum paling terjadi adalah plat mobil mulai kropos khususnya disekeliling pingir karet kaca. Permasalahan ini sering dijumpai pada mobil yag usianya lebih dari 10 tahun. Plat mobil yang kropos membuat air bebas meremper ke dalam kabin mobil. Pengkroposan ini bisa dilihat dengan timpulnya benjolan kecil disekeliling kaca baik depan maupun belakang.

Untuk mengatasi yang merempes ke dalam kapin harus dilakukan repaire body di bengkel las mobil untuk menyambung body yang sudah kropos.

2, Karet Kaca Getas/Rusak

Penyebab ke 2 ini ada sangkut pautnya dengan yang diatas, Sekain fungsinya sebagai pengerat agar tidak jatuh karet kaca juga berfungsi untuk mencegah rembesan air masuk ke dalam mobil. Sehingga bila kondisinya sudah rusak/getas otomatis air akan merembes melaui bilik - bilik kaca.

Baca juga Tips Mudah Membersihkan Jok Mobil Yang Berjamur 

Selain menggantinya dengan yang baru anda bisa menampal rembesan air tersebut dengan menggunakan lem sealer disekelilng karat kususnya pada bagain pinggir karet.  Namun langkah ini bersifat sementara dan dapat terkelupas jika siring tekena air hujan.

3. Pemasangan Kaca Kurang Pass
Pemasangan kaca yang kurang rapat juga menambah deretan penyebab air masuk ke kabin. Poin ke tiga ini sering terjadi pada mobil yang kacanya pernah ganti baik karena habis nabrak atau terkena hantaman benda keras lainya.

Baca juga Cara Ampuh membersihkan Kap Mobil Bagian Dalam 

Jika tidak dilakukan oleh bengkel yang mumpuni tentu repair mobil bekas tabrakan yang berimbas kaca pecah terkadang jika saat perbaikan perhitunganya kurang matang bukan tidak mungkin kacamengalami kerenggangan.

4. Rusaknya Karet Pintu Getas


Selain masuk dari kaca depan air hujun terkadang juga dapat masuk dari celah-celah karet pintu jendela lo. Jika kondisi karat sudah tidak baik selain bisa membuat pintu keras saat ditutup, pintu mobil juga terkadang tidak dapat tertutup dengan sempurna dan hal ini lah yang jadi penyebab air ujan masuk ke dalam kabin.
 

5. Lantai Mobil Kropos
Selain lewat atas air hujan juga bisa masuk dari bawah lantai. Lantai mobil yang kropos tentu air dapat masuk kedalam terutama saat menerjang genangan air. Jika dipastikan tidak ada bagain atas kabin yang bocor namun karpet mobil jadi basah saat hujan dapat dipastikan lantai mengalami korosi yang cukup parah. Untuk dapat mengetahuinya ada dapat membuka karep atau bisa meliatnya dari bawah kolong mobil.


 

Pengkroposan ini sering mengrogoti mobil-mobil ceper layaknya jenis sedan yang sering bersentuhan dengan air. Untuk mengatasi hal ini mobil harus dibawa ke tukang las untuk melakukan penambalan. Sebagai tambahan biar lantai tidak gampang kropos dulur bisa memberikanya cat anti karat.

Baca juga Penyebab Shock Hidrolik Pintu Belakang Mobil Lemah 

Dengan mengetahui penyebab air hujan masuk ke dalam kabin mobil setidaknya sudah ada antisipasi terlebih dalu agar mobil siap menghadapi musim hujan yang akan datang. Jika dibiarkan bocor kondisi seperti ini justru dapat merusak interior mobil termasuk bau apek dari karpet yang basah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel